konsep dasar tegangan, arus, hambatan dan daya

sebenarnya saya juga bingung mau memulai darimana tulisan ini karena ternyata banyak yg kurang paham konsep dasar ini

mungkin saya hanya akan memberi gambaran, sedangkan kesimpulannya bisa ditarik sendiri

rumus diatas hanya untuk sekedar mengingatkan

dari gambar 1 diatas diketahui V1, V2, dan V3 sama besar

  • R1, R2 dan R3 tidak sama besar
  • makin besar R maka arus makin …….
  • besarnya daya tergantung dari besarnya …….

berikutnya

dari gambar 1 diatas diketahui R1, R2, dan R3 sama besar

  • V1, V2 dan V3 tidak sama besar
  • makin besar V maka arus makin …….
  • besarnya daya tergantung dari besarnya …….

berikutnya

  • arus akan terbagi ke setiap beban berbanding terbalik dengan besarnya beban
  • makin besar R maka daya di R tersebut akan semakin……
  • makin besar R maka arus yang melewati r tersebut akan semakin….
  • daya total merupakan penjumlahan dari daya tiap….
  • arus total merupakan penjumlahan dari arus yang melewati tiap….

berikutnya bagi yang masih awam silahkan cari referensi “resistor sebagai pembagi tegangan” dan juga cara mencari nilai resistor seri atau paralel

  • dapat diketahui jika resistor di seri maka arus yang mengalir tiap R besarnya sama
  • makin besar nilai R maka besar tegangan di R tersebut makin….

kesimpulan

  • dari keempat gambar diatas besarnya daya tergantung dari besar …. dan besar ….
  • dalam rangkaian seri, kuat arus dalam tiap resistor sama besar (gambar 4)
  • dalam rangkaian paralel, tegangan di tiap resistor akan sama besar (gambar 3)

 

variable dummy load – konsep

catatan : rangkaian ini baru sebatas konsep !!!

variable dummy load ini bisa digunakan untuk mengetes/membebani power supply

daya dibuang menjadi panas dibebankan ke mosfet, bukan ke resistor

V1 merupakan sumber atau power supply yg diukur

arus dibebankan/ dilewatkan melalui mosfet dengan besar sesuai tegangan Vgs yang diberikan

U8 memonitor arus (tegangan di vx), tegangan dikuatkan 3 kali

U3 sebagai error amplifier, besar vgs diatur oleh R29 dan r30, pada implementasinya bisa menggunakan potensiometer

Q5,R17,R9 (dan komponen lain yg sejenis) berfungsi untuk membatasi arus per mosfet

mosfet harus didinginkan dengan pendingin yang mencukupi (besar dan mungkin perlu fan cooling) tergantung daya yang akan dibuang

R5 ada hanya  untuk memudahkan menghitung daya total dalam simulasi, sebenarnya tidak perlu

jumlah pasangan mosfet disesuaikan dengan kebutuhan

kalkulator smps halfbridge unregulated

beberapa hari yang lalu saya mencoba membuka kenangan lama beramain2 dengan programming

iseng2 cek project lazarus (“clone” nya delphi) ternyata masih terus di kembangan kemudian coba download dan mencoba membuat tools untuk membantu hitungan smps halfbridge unregulated

dengan program ini anda dapat menentukan nilai Rt dan Ct dan frekuensi PWM untuk IC TL494 dan IR2153

untuk menentukan jumlah minimum gulungan primer (Np) anda perlu mengetahui luas Core Area ferrite, core area bisa dilihat di datasheet atau dihitung manual

core yang tidak diketahui tipenya memungkinkan untuk dapat dihitung Np nya asal anda bisa menghitung core areanya, dan mencoba memasukan Bmax antara 1000-1500 gauss

program ini masih masih sederhana dan jauh dari sempurna semoga anda tidak kecewa

jika masih ada kesalahan tolong koreksinya

catatan :

  • aplikasi ini belum/tidak menyertakan Vf dioda, sehingga tegangan keluaran sebenarnya akan sedikit lebih rendah dibanding hasil perhitungan

untuk download silahkan ikuti link berikut

untuk passwordnya silahkan pm ke email restovarius at gmail dot com (gratis kok) jadi saya tinggal reply

jika ada ketidaksesuaian/kesalahan perhitungan tolong beritahu saya via pm, terima kasih