positive ground, negative ground, -48V, +48V dan ….

***tolong koreksi saya kalau ada yang salah dari tulisan dibawah

saya sering melontarkan pertanyaan ini ke teman saya :

” Kalau mau cabut aki mobil yang dilepas kabel positif nya dulu apa negatif nya dulu?”

ada beberapa yang bisa menjawab dan banyak yang tidak bisa menjawab
ataupun kalau bisa hanya asal tebak tanpa tau alasannya

jawabannya cukup simpel, sistem kelistrikan mobil menggunakan sistem negatif grounding
kutub negatif dari baterai (aki) di groundkan/dihubungkan ke chassis mobil
seandainya anda mencabut/membuka kabel positif dulu menggunakan kunci pas,
dan kunci pas tersebut mengenai body mobil maka akan terjadi short circuit
yang bisa menimbulkan percikan api dan bisa mengakibatkan bahaya lebih lanjut.

seandainya anda mencabut/membuka kabel negatif dan kunci pas mengenai body mobil
tidak akan menimbulkan short circuit karena body mobil dan kutub negatif aki sama sama ground

perlakuan terbalik pada power supply untuk perangkat telekomunikasi karena umumnya menggunakan sistem positif ground

apa bedanya positif ground dengan negatif ground?
pada dasarnya secara simple positif maupun negatif ground hanya mengacu ke arah aliran arus listrik yang mengalir dalam sistem tersebut, ingat arus mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah

beberapa alasan yang mungkin menyebabkan perbedaan sistem grounding1.
1. pada radio transistor keluaran jadul mungkin pada waktu itu untuk frekuensi tinggi
kebanyakan transistor yang umum bertipe PNP sehingga untuk membuat penguat common emittor maka positif baterai sebagai common (positif ground)
2. catu daya telekomunikasi (telepon kabel) menggunakan positif ground agar kabel yang membawa sinyal lebih negatif terhadap bumi sehingga mencegah korosi
3. rangkaian audio menggunakan negatif ground, pada awalnya transistor daya besar kebanyakan NPN belum ada komplementer PNP nya
4. perangkat industri yang menggunakan motor listrik dll menggunakan negatif ground, kebanyakan mosfet untuk motor driver berjenis NMOS,
secara umum NMOS memiliki kelebihan RDS ON yang lebih kecil dibanding PMOS dan NMOS tersedia dengan daya besar

dari ilustrasi dibawah, anggaplah ada sebuah baterai 48v dan kotak/casing
1. baterai diletakan floating: tegangan A-B : 48 volt

1
2. kutub negatif baterai di ground kan (negatif ground), : tegangan A-B : 48 volt (+48V)

2
3. kutub positif baterai digroundkan (positif ground), : tegangan B-A : -48 volt

3

dilihat dari sisi perangkatnya juga kurang lebih sama
1. perangkat dengan supply floating

4
2. perangkat degan negatif ground

4
3. perangkat dengan positif ground

6

bagaimana jika menggunakan power supply dengan positif ground
untuk perangkat dengan negatif ground?
dari gambar dibawah jelas terlihat akan terjadi short circuit, terbentulk closed loop dari titik A(positif supply)-C-GND PERANGKAT-GND SUPPLY-B(negatif supply)

9

bagaimana jika mencampur 2 perangkat berbeda sistem grounding?
sebagai contoh (gambar dibawah) untuk memudahkan saya menggunakan supply floating
dari gambar juga jelas terlihat akan terjadi closed loop,
jadi tidak boleh mencampur perangkat dengan sistem grounding berbeda

11

jadi harus disamakan antara sistem grounding power supply dengan sistem grounding perangkat!!

power supply/perangkat dengan floating ground mempunyai perlakuan tersendiri, jika memungkinkan akan dijelaskan lain waktu

 

tambahan dikit

kejadian ini terjadi sekitar tahun 1997, waktu itu saya belum bisa membedakan antara 0 (gnd) dan tegangan – (negatif)
pada waktu itu saya beli kit 0CL 150W dengan kebutuhan supply +35v gnd dan -35v (simetris)
kemudian akan saya rangkai dengan kit tone control pada pcnb tertulis + dan 0 untuk catuannya (35v non simetris)
kemudian saya rangkai sebagai berikut :
1. + ampli ke +35 power supply, gnd ampli ke gnd power supply, – ampli ke -35 power supply
2. +tone control ke +35 power supply dan 0 tone control ke -35 power supply (disini letk kesalahan saya)
3. output tone control dihubungkan dengan input ampli
yang terjadi 1 elko jebol (untung tidak meledak)

apa yang sebenarnya terjadi, bisa dilihat dari gambar dibawah
salah
tegangan A-B : +35v
C-B : -35V
A-C : 70V

 

 

This entry was posted in Elektronik. Bookmark the permalink.

3 Responses to positive ground, negative ground, -48V, +48V dan ….

  1. Mantap artikelnya gan.. jarang ada pembahasan semacam ini di dunia elektro…ilmu baru bagi ane yang masih awam elektronika… thanks

  2. aldino says:

    Bro katanya
    1. smps kalo kena beban berlebih rusak ya?maksudnya beban berlebih apa yaa?
    2. Terus katanya juga ada protector buat smps kalo ada beban berlebih gak rusak. Ada skemanya?

  3. res says:

    1. arus beban lebih besar dari kemampuan smps (karena beban terlalu besar atau karena short)
    2. di postingan smps ir2153 ada proteksinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s