mencoba induktor untuk amplifier class D

membuat inductor untuk amplifier class d
-saya mencoba amplifier class D berawal karena pemberian seorang teman 1 buah kit class D model DETEX IRS900D
-saya tidak akan membahas sistem tersebut karena sudah banyak dibahas di forum2
-yang saya bahas disini hanya experimen saya mencoba beberapa macam core yang digunakan untuk output inductor

kuning

biru muda dan biru tua

2015-5-2 18-38-49

2015-5-2 19-21-36 biru mudapanas

 

2015-5-3 8-41-23 2015-5-3 8-41-41

2015-5-3 11-12-30

beberapa iron core yang sempat di test
1. core hitam (core ini awalnya sudah terpasang)
2. core kuning
3. biru muda
4. biru tua
5. abu2
ada beberapa core lain baik itu ferrite dan iron core yang saya test tapi saya lupa ambil datanya

core_test

dari percobaan diatas jika anda menggunakan core bekas PSU PC atau sembarang core yang bukan untuk class D maka :
1. cari core dengan AL besar, karena ketika di gap nilai AL akan turun drastis jadi jumlah lilitannya tidak terlalu banyak
2. core dengan AL kecil ketika dipakai panas berarti saturasi dan tidak bisa dipakai, jika di gap kemungkinan akan membutuhkan lilitan yang terlalu banyak
3. gap berfungsi mencegah saturasi core dan mengurangi nilai AL
4. nilai AL mempengaruhi jumlah lilitan
5. warna core tidak/kurang bisa menjadi acuan, lebih baik pakai induktansi meter
6. siapkan fisik dan gergaji besi yang tajam karena core sangat keras
7. siapkan mental karena tetangga akan mengira anda sedang membuat batu akik
8. mungkin bisa digap menggunakan gerinda listrik (saya belum mencoba)

This entry was posted in audio, Elektronik and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to mencoba induktor untuk amplifier class D

  1. AL , itu maksutnya apa ya kalau boleh tahu..thx

  2. res says:

    Induktansi per lilit

  3. res says:

    Induktansi per lilit kuadrat

  4. Mas saya mau tanya… saya rakit class d irs 4500 dg totem pole itu fetnya kok panas ya apa emang wajar sedang saya cb rakit yg irs 1500 satu set fet tanpa pendingin kok anget” kuku dg suplay yg sama. Justru yg panas inductornya. Trus induktor yg biru tua tipe apa mas klo boleh tau beli dimana? Makasih

  5. res says:

    panas kemungkinan pas 1 mosfet belum bener2 off mosfet satunya sudah keburu on,
    jadi harus memperlebar dead time atau memperlambat on mosfet dan mempercepat off mosfet, coba R gate nya dibesarkan

    aku cuma coba2 core yg kebetulan ada dirumah karena kebetulan ada teman yang ngasih 1 kit irs900, iseng2 coba2 ganti pakai core yang ada
    jadi sekarang pun sudah ngga mainan class d lagi (hanya exerimen di sisi inductornya saja)

    core panas bisa jadi karena saturasi (bisa karena memang bahan/konstruksi/spek corenya gitu) salah satu cara ngurangi saturasi dengan buat gap (digergaji)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s