SMPS TL494 lagi…

INGAT!!! SEGALA RESIKO MEMBACA/MENGIKUTI POSTINGAN INI ANDA TANGGUNG SENDIRI

SAYA HANYA MENCOBA BERBAGI AGAR ANDA TIDAK MENGALAMI MASALAH SEPERTI SAYA ATAU TIDAK MENGULANGI KESALAHAN SEPERTI SAYA

RANGKAIAN DISINI TIDAK DIJAMIN KEBENARAN DAN KEAMANANNYA!!!

SAYA HANYA INGIN BERBAGI, JIKA BISA BERMANFAAT ATAU ANDA BISA MEMBUATNYA LEBIH BAIK ALHAMDULILLAH

setelah sebelum sebelumnya yang saya anggap kurang berhasil

https://restovarius.wordpress.com/2012/02/27/smps-with-tl494-ir2112-irfp460-mur1560/

https://restovarius.wordpress.com/2012/06/08/smps-with-tl494-ir2112-irfp460-mur1560-part-ii/

https://restovarius.wordpress.com/2014/09/26/ir2110-dan-2112-yang-sudah-meninggal/

saya tertarik (lagi) untuk mencoba SMPS dengan IC TL494 karena Ic tersebut murah meriah dan banyak di pasaran

tapi kali ini saya mencoba menggunakan trafo seperti kebanyakan SMPS di pasaran karena IR2110 selain mahal juga banyak yang abal abal

untuk sementara hanya ini yang dapat saya posting karena masih prototytpe
apakah nantinya akan regulated/unregulated juga belum saya putuskan

sejauh ini smps sudah berjalan unregulated

gdt

smps-tl494-proto

19-05-2015

dari simulasi dual regulated output sepertinya meyakinkan, tidak terjadi pulse skipping yang bisa membuat trafo getar. test beberapa menit tadi pagi sebelum ngantor mulai menunjukkan titik terang

tl494regulated-dual

maaf skema masih di sensor

28-05-2015

dummy load

test menggunakan kawat nikelin 10 ohm untuk dummy load tegangan 45V regulated, hanya turun 0,1 volt (sekitar 200an watt)

 
02/06/2015
test load dapat 380W,tegangan turun 1,4v

mencoba induktor untuk amplifier class D

membuat inductor untuk amplifier class d
-saya mencoba amplifier class D berawal karena pemberian seorang teman 1 buah kit class D model DETEX IRS900D
-saya tidak akan membahas sistem tersebut karena sudah banyak dibahas di forum2
-yang saya bahas disini hanya experimen saya mencoba beberapa macam core yang digunakan untuk output inductor

kuning

biru muda dan biru tua

2015-5-2 18-38-49

2015-5-2 19-21-36 biru mudapanas

 

2015-5-3 8-41-23 2015-5-3 8-41-41

2015-5-3 11-12-30

beberapa iron core yang sempat di test
1. core hitam (core ini awalnya sudah terpasang)
2. core kuning
3. biru muda
4. biru tua
5. abu2
ada beberapa core lain baik itu ferrite dan iron core yang saya test tapi saya lupa ambil datanya

core_test

dari percobaan diatas jika anda menggunakan core bekas PSU PC atau sembarang core yang bukan untuk class D maka :
1. cari core dengan AL besar, karena ketika di gap nilai AL akan turun drastis jadi jumlah lilitannya tidak terlalu banyak
2. core dengan AL kecil ketika dipakai panas berarti saturasi dan tidak bisa dipakai, jika di gap kemungkinan akan membutuhkan lilitan yang terlalu banyak
3. gap berfungsi mencegah saturasi core dan mengurangi nilai AL
4. nilai AL mempengaruhi jumlah lilitan
5. warna core tidak/kurang bisa menjadi acuan, lebih baik pakai induktansi meter
6. siapkan fisik dan gergaji besi yang tajam karena core sangat keras
7. siapkan mental karena tetangga akan mengira anda sedang membuat batu akik
8. mungkin bisa digap menggunakan gerinda listrik (saya belum mencoba)