Transfer Switch

RULES!!!:
1. bagi anda yang akan mencoba sebaikya anda sudah punya pengalaman dan paham rangkaian listrik (maaf no newbie, nyawa hanya punya 1 masing2 orang)
2. saya juga manusia, jika ada kesalahan silahkan dikoreksi
3. segala resiko jika anda mencobanya ditanggung oleh anda sendiri baik itu resiko/kerugian materiil maupun imateriil
4. rangkaian sengaja dibuat terpisah2 (jika syarat no.1 ok, kemungkinan besar anda akan paham) atau mungkin tidak detail karena :
a. rangkaian ini didapat dari experimen dengan teman2 saya, jadi meskipun saya yang menggambar, saya menghormati hak teman2 saya, karena ini merupakan ladang mencari nafkah mereka
b. pembaca akan lebih kreatif dan belajar, tidak hanya makan mentah2 rangkaian jadi
5. jika ada koreksi, pertanyaan dan saran silahkan diisi bagian komentar
6. saya tidak akan menanggapi pertanyaan/permintaan(skema/wiring dll) via email
7. untuk saat ini saya tidak menjual ataupun mengkomersilkan produk maupun jasa mengenai perakitan panel, pembuatan wiring dll
8. mohon maaf jika saya lambat dalam memoderasi/mengomentari/mengupdate karena saya sendiri punya pekerjaan tetap, jika waktu saya sedang luang maka saya nulis blog untuk berbagi pengalaman sebisa mungkin yg bisa saya bagi

next

transfer switch berfungsi untuk memindahkan load/beban dari satu source/sumber listrik ke source yang lain

misalnya untuk memindah beban dari PLN ke genset backup ketika terjadi listrik padam

transfer switch saya bedakan menjadi 2 manual dan auto

1. manual transfer switch

pemindahan beban dilakukan manual oleh manusia, bisa berbentuk handel yang harus diputar dengan tangan ataupun via tombol2 kontrol

2. automatic transfer switch

pemindahan beban dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa campur tangan manusia

contoh macam2 transfer switch :

handle…..next time

contactor…..next time

mccb…..next time

dll…..next time

mengenal Timer H3CR-A8

postingan kali ini ditulis terinspirasi dari kejadian yg menurut saya sepele tapi tidak semua orang paham :

pagi2 pas lagi sarapan di warung tiba2 ada teman nelpon “mas bisa temani ke begkel body repair xxxx, katanya timer untuk blower (mesin cat mobil) rusak”

next, habis sarapan jalan ke lokasi, sampai sana dilihatin panel sistemnya dan timer yg tidak jalan

pas ambil tas pinggang mau ambil obeng didalamnya eh ternyata ada bawa timer H3CR-A8 bekas. langsung coba tukar dengan yg timer yg di panel ternyata langsung ok.

terus saya bilang “pak, ini yg rusak timernya, silahkan bapak beli saja di toko, kemudian disamakan setingannya tinggal ditancapin, soalnya yg saya bawa ini timer bekas, bapak beli yg baru saja”

terus timer bekasnya di cabut lagi dan dimasukan ke tas pinggang lagi. pas mau pasang timer yg rusak lagi sepintas aku perhatiin kok tulisan “SEC” (second) nya agak miring, ambil obeng di lurusin, tancapin, tes, dan timernya nyala lagi

terus bilang lagi ke yg punya “pak, ini timernya ngga papa, cuma tadi posisi setingan secondnya sepertinya miring/nggantung jadi ngga ngontak di dalamnya, kalau suatu saat rusak tinggal ganti aja yg penting disesuaikan dengan cara memutar pakai obeng”

tidak ada 15 menit selesaii

kembali ke topik gimana sih nyeting H3CR nya?

perhatikan gambar dibawah :

IMG_20130928_192027_1

1. led indikator,

2. indikator mode

3. pengatur mode (diputar dg obeng)

4 pengatur detik/menit/jamĀ  (diputar dg obeng)

5. indikator detik/menit/jam

6. pengatur skala/range (diputar dg obeng)

7. skala maksimal

8. jarum pengatur delay (diputar moncong silindernya)

untuk H3CR-A8 (perhatikan, H3CR-A8, bukan H3CR- yang lain) sebenarnya ada 4 mode, tapi saya hanya akan bahas 2 saja yg sering dipakai, mode yg lain silahkan baca2 di datasheetnya :

MODE A : ON delay

mode A

mode ini berfungsi untuk menunda on timer sesuai waktu yg ditentukan (dari paling atas, timer akan on sekitar 7,5detik setelah timer dapat catuan)

mode ini biasa ditemui pada rangkaian pengatur star-delta motor 3 fasa, delay timer untuk transfer switch

MODE E : Interval

mode E

pada mode ini timer akan on ketika timer dapat catuan dan akan off kembali selang interval waktu yg ditentukan

mode ini biasa dipakai untuk mekanisme start/crank genset (tapi saya sendiri sangat tidak merekomendasikan merakit start/stop genset dg timer, gunakanlah modul generator controller)

dengan tampilan foto paling atas tapi di mode E, maka ketika timer mendapat catuan akan on selama 7,5 detik kemudian off lagi

demikian sedikit sharing, semoga bermanfaat

 

postingan selanjutnya mungkin tentang mengenal sistem pengukuran atau mengenal transfer switch. kapan?tunggu kalau ada waktu senggang untuk mengarang indah