“Classic Reborn” Amplifier

kenapa namanya classic reborn?

classic karena pakai box dari kayu

reborn karena ampli lama yg di rakit ulang

preview sementara… masih ada yg kurang dianggap sudah final

IMG_20130221_200853

IMG_20130223_090751

setelah dipasang sound processor dan turn on delay speaker

IMG_20130228_202442_1

trafo : custom 2x 33volt (trafo beli online rusak terus digulung ulang, mungkin karena benturan ketika pengiriman, primernya banyak yg putus terjepit antra sekunder dan core yg agak tajam)

kapasitor bank : nichicon LK 10.000uF/50v x 4

heatsink : heatsink sirip yg biasa dipakai jengkolan dibelah 2

IMG_20130228_202507

tutup atas/bawah dari pelat aluminium 1,5mm di lapis HPL warna coklat motif kayu

IMG_20130228_203221

update 19-05-2013

Bagian Sound Processor

merupakan modifikasi dari project sebelumnya
1. push button dihilangkan, diganti dengan single rotary encoder, biar lebih klasik
2. IR remote control juga dihilangkan
3. menu/fungsi lebih disederhanakan, hanya ada pilihan volume, bass, treble, source, dan input attenuation (tidak ada lagi menu surround effect)
vol

bass

treble

line

attenuation
Download :
skema CPU sound processor bisa diambil disini
PCB CPU rotary tidak ada, karena saya pakai PCB generik bonus dari ISP programmer
skema dan PCB TDA7442 ada di postingan sebelumnya
source code belum sempat dirapikan, kalau mau HEX nya aja dulu (rename dari .pdf ke .hex)

update firmware 10-11-2013(rename dari .pdf ke .hex)
pilihan mode ditambahkan
OFF = tone control mode normal
MUSIC = efek music aktif
FIXED = tone control(bass/treble) off hanya preamp/volume saja yg aktif
memang sengaja tidak dimasukan menu simulated surrround, terlalu ribet/kurang simpel,
menjaga kesan klasik, hanya menggunakan 1 rotary encoder (mirip potensio biasa)

tone

input kapasitor
line 1 : Wima MKS4 2,2u (merah)
line 2 : Bennic PMt 2,2u (kuning)
line 3 : Bennic XPP 2,2u (hitam)
line 4 : Tantalum 2,2u (ngga kelihatan, kecil bgt di bawah bennic)
kenapa beda2, pengin ngetes orang yg kupingnya sakti kira2 bisa bedain apa enggak ya?

This entry was posted in audio, Elektronik. Bookmark the permalink.

6 Responses to “Classic Reborn” Amplifier

  1. alesurya says:

    Keren mas … itu speker ma boxnya DIY juga ya?

  2. restovarius says:

    iya bang.diy pakai komponen/spare part seadanya, bukan yg hi-end

  3. RamsBottom says:

    Di kabel AC IN kok dikasih ferrite core buat EMI filter ya?

  4. restovarius says:

    iya buat EMI filter, sebelum dan sesudah ferrite core juga ada C nya

  5. singgih says:

    Gan ini gak pake file eprom yah?

  6. res says:

    engg,untuk nyimpan pakai internal eepromnya avr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s