SMPS with TL494 IR2112 IRFP460 MUR1560 part II

melanjutkan postingan sebelumnya yg cuma upload foto

PERINGATAN!!!
tegangan di kapasitor mencapai 308V
jangan mencoba rangkaian ini jika anda baru belajar elektronika
jika terjadi kerusakan/kecelakaan baik pada perangkat atau manusia akibat rangkaian ini bukan tanggung jawab saya. segala resiko anda tanggung sendiri

27-09-2014 : jangan merakit menggunakan skema ini (don’t use this schematic), saya sudah menghabiskan 4 IR2110 dan 3 IR2112 semuanya mati!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! akan diupdate lagi perbaikannya

lihat kronologinya disini https://restovarius.wordpress.com/2014/09/26/ir2110-dan-2112-yang-sudah-meninggal/

lebih baik mencoba yang ini https://restovarius.wordpress.com/2014/09/12/smps-dengan-ir2153-dalam-pengembangan/

16/03/2016: untuk versi unregulated yang sudah dicoba oleh teman saya skemanya ada di postingan berikut https://restovarius.wordpress.com/2015/10/16/smps-tl494-final-versi-1-unregulated/

kali ini baru sempat mencoba SMPS yang sebenarnya sudah dibuat cukup lama
pada waktu itu hanya sebatas di ukur tegangan memakai voltmeter

kali ini di test menggunakan ampli langsung (ampli yang di coba bukan ampli dengan kualitas hi-end)

ampli bisa hidup dan bunyi
dalam keadaan idle tanpa input terdengar suara desis di speaker
ketika dibandingkan dengan trafo toroid, desis yang timbul ketika menggunakan trafo toroid ternyata lebih rendah
sepertinya ampli ini memang sudah berdesis, mau coba ampli bagus mash sayang
untuk mengurangi desis mungkin perlu perbaikan filter pada SMPS, menggunakan induktor dengan perhitungan yang lebih baik (aku cuma asal pakai induktor)
menggunakan kapasitor yang Low ESR
mungkin perlu casing/kotak logam sendiri untuk SMPS iniuntuk mengurangi interferensi dari frekuensi switching

note untuk smps :
smps ini menggunakan topology half bridge,
tegangan pada primer trafo SMPS sekitar V/2 = ~150V (rumus perbandingan lilitan bisa dipakai)
rangkaian PWM/IC SMPS dan mosfet driver tereletak pada HOT area (bagian nyetrum maksudnya)
trafo smps diambil dari bekas trafo tv (aku beli trafo yoke/trafo wansonic seharga 35ribu,dijawa mungkin lebih murah)

pakai trafo bekas PSU komputer yang tanpa gap, trafo tv biasanya ber-gap yg lebih cocok untuk topologi flyback
jangan memakai dioda biasa semacam 1N4002 dsb. gunakan dioda fast recovery/ultrafast recovery
untuk safety (takutnya mosfet jebol atau ada yg konslet) rangkaian di seri dengan bohlam 100W pada bagian tegangan AC 220V

kesimpulannya
cuma pengin nyobain SMPS, dan ternyata berhasil
untuk improvement mungkin di lain waktu

*maaf skema dihapus karena banyak kesalahan

foto percobaan

update 17-08-2012

output inductor menggunakan toroid (lihat yang dilingkari)

berapa lilitan?aku ngarang aja asal penuh

dari percobaan 2 kawat (untuk + dan -) dililit bareng, (lihat foto dibawah)

jangan sampai terbalik, kalau terbalik toroid akan panas, mosfet juga cepat panas

di test lagi menggunakan ampli TDA7294 (mono)

dibandingkan sebelum dan setelah diganti inductornya ternyata ketika menggunakan induktor toroid ini noise frekuensi tinggi sangat jauh berkurang

Note :
1. rangkaian belum sempurna
2. kemungkinan ada yg kurang pas di bagian startup atau perlu proteksi akibat listrik yang hidup-mati
3. perlu proteksi overcurrent biar mosfet ngga jebol
4. untuk experimen/belajar sih ok. untuk komersil atau dipakai orang awam sementara belum recommended

yang sudah terjadi

update 22-04-2013

perbaikan rangkaian startup circuit : lihat gambar di bawah

update 12-09-2014 : rangkaian startup sementara saya hapus karena ternyata bermasalah. akan diupdate lagi

update 15-09-2014 : rangkaian startup sesuai skema dengan catatan :

T11 : diganti MJE340

R18 : 10K 2 watt, R20 di short

R17 : 330K 0,5 watt, R19 di short

IR2112 sebaiknya diganti IR2110

  rangkaian startup sebelumnya yang mengambil tegangan diantara 2 elko input filter (150v) bisa berbahaya jika startup gagal karena tegangan akan tidak seimbang anatara 2 elko filter dan salah satu elko bisa kelebihan tegangan dan jebol

16-09-2014 :

untuk sementara pengembangan dihentikan dulu karena waktu luang terbatas dan sementara fokus ke IR2153D

rencana perbaikan/peningkatan : (entah kapan,mungkin berhasil mungkin tidak)

1. mencoba trafo yg ungapped (trafo yg ada gap nya sepertinya lebih cocok dg topologi flyback)

2. trafo di celup sirlak/vernish trafo biar ngga getar

3. membuang regulator (TL431) karena sistem pulse skipping menambah noise

4. mencoba topologi yg lain : resonant mode