AC control sederhana

Gimana sih caranya buat ngidupin 2 AC (air conditioner) atau perangkat lain dengan arus besar secara bergantian yang waktunya bisa diatur?

minimal kita butuhkan 1 buah timer dan 2buah contactor

Contactor :

sebenarnya contactor ini prinsipnya sama kayak relay, bedanya contactor dipake buat arus2 yang gede (kalo nggak salah baca, LC1D09 aja maksimalnya sampe 20A atau 25A) maaf ternyata sudah lama salah, dan baru ketahuan pas mau ngedit, maklum pas posting pertama masih newbie

LC1D09 maksimalnya ada 3 pole, arus maksimal tiap pole nya 9A
tidak boleh memparalel ketiga pole tersebut untuk melewatkan arus yang besar ( 3pole @9A tidak sama dengan 27A paralel)
karena tidak ada jaminan arus akan terbagi rata tiap pole yang akan menyebabkan kontaktor rusak.
misalnya anada ingin melewatkan 25A ya sebaiknya beli yang LC1D32 (32A tiap pole)

berikut kurang lebihnya skema/cara kerja contactor

CONTACTOR

 

 

See picture :

gamabar1-contactor

NO = Normally open

NC = Normally Closed

Pas keadaan awal/contactor nggak di catu

1 – A Open (nggak nyambung)

2 – B Open

2 – C Open

NO – NO open

NC – NC closed (nyambung)

Nah kalo contactor di catu tegangan (A1 ke 220 dan A2 ke netral)

1 – A Closed

2 – B Closed

2 – C Closed

NO – NO Closed

NC – NC Open

Persis mirip relay kan cara kerjanya

Timer:

Contohnya pake merek Theben SUL 181H

gambar2-timer

Timer ini juga sebenarnya cuma switch aja, nge-switchnya pake waktu

Buat ngejalanin waktunya antara A dan B perlu di kasih tegangan 220V

Timer akan nge-switch :

Dari 2 – 1 Atau 2 – 3 Tergantung dari waktu yang diatur lewat sirip2 yang warnanya biru

update 25-04-2012:

timer ini bekerja dengan kelipatan 30 menit, tiap 1 sirip biru waktunya 30 menit(perhatikan foto)

jadi tidak bisa dipakai untuk timer kurang dari 30 menit

Rangkaian AC control :

secara sederhana bisa dilihat dari gambar dibawah

gambar3-skema

Bisa juga untuk Netralnya Air Conditioner dilewatkan ke Contactor juga, (pake aja 2 – B)

NO sama NC karena hanya bisa dilewati arus kecil biasanya hanya dipake untuk accessories, buat ngehubungin lampu indicator AC di MDP, nggak terlalu penting

Tinggal atur waktunya, misalnya pergantian AC tiap 6 jam

Biasanya MCB AC1 dan MCB AC2 dipasang antara timer dan A1

Ngecek contactor rusak :

Hubungin aja A1 – A2 nya ke 220 kalo kalo contactornya njeglek (apa ya istilahnya) trus 1 – A (2 – B, 3 – C) kalo dihubungin ke ohm meter harus nol, berarti bagus. A1 – A2 diukur pake ohmmeter ada hambatannya, nggak nol, nggak putus

continuous scrolling graph using lazarus/delphi

ceritanya pas muda dulu aku pernah bikin program buat ngebaca data dari serial port trus data itu ditampilin dalam bentuk grafik pake delphi.

berhubung udah sadar nggak pake software bajakan lagi.

aku coba bikin contoh yang sederhana pake lazarus yang free

secara prinsip kode di lazarus dapat ditulis ulang di delphi atau sebaliknya dengan sedikit penyesuaian.

contoh disini data masukan bukan berasal dari serial port tapi aku pakai data random 0-10prinsip kerjanya aku buat array data sebanyak 20 data

y[0] sampai y[19]

setiap data yang masuk dimasukan ke y[0] kemudian data tersebut di geser

intinya ada pada prosedur dibawah :

procedure TForm1.plot(data:double);
var i: integer;
begin
  Application.ProcessMessages;
  series1.Clear;
  i:=0;
  x:=p_size;
  y[0]:=data;                              // Data masuk
  for i:=0 to (p_size-1) do
    begin
      y[x]:=y[x-1];                        // geser data ke kiri
      Series1.AddXY(i,y[x], '', clgreen);  // plot data
      x:=x-1;
    end;
end;

komponen yang dibutuhkan:

  • TChart untuk grafiknya
  • bitbutton untuk start/stop
  • timer untuk menggenerate data (setiap 100ms)

semua komponen diatas udah ada di lazarus

contoh source code bisa diambil disini,  habis di donlod direname dulu dari.odt ke .zip

binarynya disini, habis di donlod direname dari .odt ke .exe

screenshootnya sederhana cuma gini :

chart

happy coding…!