mesin cuci panasonic pemeras/pengeringnya rusak

December 30, 2011

habis pulang mudik,capek dan banyak cucian. untung ada mesin cuci

eh pas lagi ngeringin baru muter sebentar tau2 bau gosong dan mesinnya berhenti muter….

setelah di cek ternyata kapasitornya jebol

 

penampakan mesin cuci

 

posisi kapasitor dibalik lingkaran merah (ada 2, satu untuk mesin pencuci, satu untuk pengering)

kapasitor yang rusak (5uF 420 VAC)

kapasitor pengganti (nemunya 4,5uF 400V)

Swap power SANKEN ke TDA7294

December 23, 2011

berawal dari iseng2 kepengin nostalgia pas ngerakit2 ampli dulu
akhirnya pas cuti dan pulang kampung tape/ampli dibongkar lagi

MP3 player made in china
yang dikombinasikan dg rakitan jaman SMU dulu
Ampli (Tape) rakitan
Speaker(salon) rakitan juga
-Woofer National 8 inch
-Midrange Canon
-Tweeeter tipe Dome kalau ngga salah Philip mereknya
-passive crossover hokutone HN-3

ini jeroannya (SEMRAWUT!)


1. POWER AMPLIFIER (RONICA)
aslinya OCL 150W dg modifikasi
transistor akhir menggunakan SANKEN 2SC2922/2SA1216
driver mengggunakan TIP31/TIP32
R 0,5ohm/5W diganti 0,33ohm/5W
R 10K (yang panas) diganti 15K
C input (coupling) diganti dari 100nF ke 2,2uF
C bootstrap 47uF diganti 100uF
Power supply ~44VDC (dari trafo 32V AC)

2. PRE AMP HEAD (GEMA)
ngga usah dikasih keterangan ya, buat formalitas aja masih aku pasang.
hampir semua koleksi kaset sudah diwariskan soalnya

3. ACTIVE SURROUND (RONICA)
biar 2channel jadi 4 channel (dulu sempat pakai ampli tambahan+2speaker)

4.PENGAMAN SPEAKER (rakitan sendiri)
dengan proteksi DC dan delay start
biar ngga ada suara “jeduk” pas power on/off

5.RECTIFIER POWER
Bridge (kalau ngga salah 8A)
ELCO 10.000uF /50V
Fuse

6.TRAFO 500mA 18V CT (SANHO)
untuk menyuplai surround, tone control,turbo bass,pengaman speaker
7.TRAFO 5A
untuk menyuplai power amp, digunakan tegangan 32V(AC)

8.REGULATOR 500mA
diambil dari 12volt 500mA di bagian belakang trafo 5A
digunakan untuk menyuplai motor, preamp head,led vu, flip-flop,Fan

9.LED FLIP-FLOP(RONICA)
rangkaian LED flip-flop yang dimodifikasi biar LED power warna putih menyala flashing

10.TURBO BASS PLUS (SATURN)
buat nguatin bass

11.VU meter (PCB bawaan box)

12.AUDIO SELECTOR
audio selector pasif (awalnya buat milih input dari TAPE atau FM TUNER,
menggunakan switch DPDT dan Trimpot untuk mengatur level input agar sama kerasnya

13. TONE CONTROL (rakitan sendiri)
tipe baxandall menggunakan IC LM741

karakter awal (influenced by : musik2 speed metal yang nge-dark)
bass sangat low,lembut dan berat tapi bertenaga (awalnya pas banget buat muter rhytm of love nya scorpion habis itu disesuaiin dg double pedalnya helloween dkk)
mid sangat ditekan (mohon maaf sebelumnya: dulu bahasa kami/smu biar ngga disamain kayak amplinya orang gunung yang suaranya ramai orang diujung kampung bisa dengar)
treble menonjol halus (ces…ces…ces….gitu, bingung gambarinnya)

MODIFIKASI

tujuannya :

1. biar suara lebih natural dan cocok buat semua musik
embahnya danish : lagu2 nostalgia, keroncong dsb
danish : seneng banget lagu “rindu muhamad”
bapaknya danish : kadang2 masih seneng dengerin “Avantasia”
ibunya danish : senang yang pop
2. pengin ngerasain performa BRIDGE AMP TDA7294
3. ngerapiin rangkaian
4. bagusin performa biar low noise, bebas dengung, bebas osilasi()

setelah kurang lebih 3 hari ngerakit………….dan hasilnya

A. POWER AMPLIFIER
bridge amplifier menggunakan IC TDA7294 150W/8ohm per channel(rangkaian referensi di datasheet)

B. PENGAMAN SPEAKER
hanya difungsikan untuk startup delay (padahal TDA 7294 ada fitur softstartnya, biarin lah, biar dobel)
biar ngga ada suara “jeduk” pas power on/off
proteksi DC tidak difungsikan

C. TONE CONTROL
rakitan sendiri awalnya dari PCB gagal (potensionya kebalik) yang dimodifikasi
menggunakan IC NE5532 2 buah
dirakit buru2 (maklum cuma cuti sebentar) gara2 kecewa dg performa DC tone control(yg sudah disiapin sebelumnya) yang pakai IC :
TA7630 –> noisenya besar
TA8184 –> dengung

D. Trafo SANHO 500mA
untuk menyuplai MP3 player external, pengaman speaker dan DC FAN
awalnya trafo ini mau dihilangkan tapi tidak jadi,
mp3 player dicoba mengambil supply dari 500mA (di trafo 5A) tetapi timbul dengung
mungkin karena terjadi ground loop (pada koneksi power dan line-in)
dengung ini sedikit hilang ketika ground hanya diambil dari koneksi line in pada connector RCA

E. regulator 500mA(5A belakang)
dipakai untuk motor,preamp head, vu dan dc fan

F. TRAFO 5A CT
awalnya dipakai 18 Volt AC nya (sekitara 25V DC) untuk menyuplai TDA7294
tapi ternyata panas TDA7294 agak berlebih,
akhirnya dipakai 15V AC nya dg pertimbangan ampli ini aku tinggal merantau, kalau gosong kepanasan ngga ada yg benerin
secara teori 5A(+/-25V DC) ngga mungkin dapat 300 watt, saran saya sih pakai trafo 10A

G. AUDIO SELECTOR
ditambahkan relay, saklar tekan DPDT hanya dipakai untuk meng-on-kan relay
relay ini yang men-switch sinyal input.
karena berdasarkan pengalaman jika langsung menggunakan push switch DPDT lama-lama suka ngga ngontak/”kemresek” pas sudah kotor

rangkaian active surround, flip-flop, turbo bass tidak dipasang lagi

KARAKTER BARU
-suara terasa lebih hidup
-bebas dengung
-bebas osilasi
-bass mantap
-mid keluar
-treble halus (tapi sepertinya kurang “cess…cess…”,mungkin juga karena mp3 playernya ngga bagus)

untuk skema-skemanya diusahakan untuk diupload menyusul pada kesempatan lain

seandainya hp dan internet tidak ditemukan

August 10, 2011

tidak ada sms
tidak ada email
tidak ada alarm tengah malam
……
[lg muak lihat laptop sama smartphone]

Direct Digital Synthesizer Part II

June 27, 2011

menyambung postingan terdahulu

pada dasarnya sinyal PWM bisa dibentuk dari sampling sinyal input menggunakan gelombang gigi gergaji atau segitiga menggunakan sebuah comparator seperti blok diagram dibawah ini

frekuensi sinyal segitiga harus jauh lebih tinggi dari sinyal input

berikut ini hasil simulasi menggunakan LTSpice :

sinyal input (sinus)

sinyal segitiga

sinyal sinus,segitiga dan PWM

sinyal PWM

proses diatas dapat dibalik

sinmyal PWM dapat dikembalikan ke sinus dengan melewatkannya ke LPF

nah…..

kembali ke topiknya, DDS

tujuan dari project di blog ini menghasilkan sinus 50Hz menggunakan microcontroller dan LPF

sinyal PWM di generate oleh mikrokontroler dengan lebar pulsa (width) berubah-ubah mengikuti fungsi tabel sinus

sinyal keluaran dari mikrokontroller kemudian di filter menggunakan LPF untuk menghasilkan sinyal sinus (analog)

cara membuat tabel sinusnya dapat dilihat dari table sinus , tabel ini dibuat menggunakan libreOffice calc, saya ngga jamin jika dibuka dg excel masih sesuai

 

update 13-08-2011

hardwarenya menggunakan ATTiny2313 xtall 8MHz (minimum sistem)

output sinyal di PB2 dan PD5

sourcecode bisa diambil disini (rename dari .odt ke .zip kemudian ekstrak)

perburuan IC

June 3, 2011

hari kamis 02 juni 2011 perburuan IC dimulai di GEMA elektrik purwokerto
dari sekian list yg dibawa yg bisa didapat sbb:
TDA7442 ada 3 biji,sikat semua
PT2313 ada 2 biji,sikat semua
TDA7313 ngga ada(padahal kalo dilihat di datasheet output Noisenya lbh kecil dari TDA7442)
TA8184 cuma ada 1,ambil
TA7630 cuma ambil 1,buat spare tone rakitan
NJM2750,NJM2521 ngga ada
IRS2092 ngga ada
selanjutnya tinggal cari waktu luang buat ngerakit

Korban teroris….LEBAY

May 15, 2011

hari ini danish sama ibunya main ke tempat nenek (ibuku). unti (ngga mau dipanggil tante) sama nenek & kakek danish dari istriku lanjut shoping ke purwokerto.

berhubung masih penasaran dengan “proyek sebelumnya” (biar keren, sebenarnya cuma iseng nyalurin hobi)

aku nitip beli IC (audio) sama bapak mertuaku. soalnya di kalimantan ngga nemu, dan kebanyakan toko online jualannya IC2 digital/logic

aku minta tolong istriku untuk ditulisakan listnya di kertas, nanti di toko bapak tinggal ngasih ke mas2 pelayan toko pasti ngerti

seperti i ni smsnya :

IC:

TDA7313

PT2313

TDA7442

masing2 satu

nah…pas sampai di toko kayanya ICnya ada……(harusnya senang dong)

pas ditanya buat apa, kata bapak anak saya suka mainan elektronik…….(ini masalahnya)

tokonya ngga berani njual takut dipakai untuk ngerakit bom, sekarang lagi rame2nya isu teroris di jawa tengah

GUBRAK……..ini IC buat tone control, bukan buat bom

kayaknya masyarakat kita jadi masyarakat yang LEBAY sekarang

liat di tv anak smp di penjara gara2 ngerakit bom buku……LEBAY

menurutku anak seumuran itu lebih tepat dididik/dibimbing bukan di SEL

siapa tau ada potensi dari anak tersebut di bidang elektronika atau yg lain yang bisa berguna

dan anak seumuran itu masih mudah dipengarui pemikirannya, lebih baik diarahkan, bukan di SEL

jadi ingat pas SMP dulu, hampir tiap pulang sekolah aku mampir ke toko  elektronik di timur alun2 kota purbalingga

dari 500 uang jajan biasanya disisain 200 buat beli komponen (waktu itu 1 buah resistor masih Rp15,-). mulai dari ngerakit pre-amp head, tone control, apmli, fm tuner, sirine,lampu berjalan, adaptor dsb beli komponennya sedikit2 tiap hari

saking hobinya sampai akhirnya rela ke sekolah naik sepeda, uang untuk bayar angkot dibeliin komponen

kalo itu terjadi sekarang mungkin aku sudah dicurigai sebagai teroris ya?……

sekarang jadi mikir, di kontrakan ada 1 kotak komponen (disitu da LCD,7segmen),2 multimeter,1 LCR meter, ada 2 gulung kawat email (untuk percobaan desulfator aki) dan aku bukan tukang servis. kayaknya mending disimpan di kantor aja nih daripada dikira teroris….KENA EFEK LEBAY JUGA

UPDATE!!

TERNYATA DIKERJAIN BPK MERTUA,TOKONYA HARI MINGGU TUTUP,BUKAN GARA2 TERORIS!

DC/Digitally controlled Tone control

May 11, 2011

aku lagi dibuat pusing sama 2 macam tone control diatas, pusing susah nyari ICnya disini

apa sih DC controlled tone control?

tone control yang banyak di pasaran(baxandall) yang pake potensio stereo, gain/atenuasinya diatur langsung dari potensio ini

kalo DC controlled tone control untuk mengatur gain yang diatur tegangannya

sedangkan Digitally controlled tone control untuk mengatur gain secara digital, bisa melalui mikrokontroller (biasanya melalui bus I2C)

apa sih untungnya?

1. cukup menggunakan potensio mono, bukan stereo

2. tidak ada/sangat jarang masalah bunyi kresek2 ketika memutar potensio (biasanya terjadi karena potensio kotor/sudah rusak), biasa terjadi untuk tone control yang umum terutama pada potensio volume

3. sedikit komponen tambahan

kebetulan pas pulang kampung kemaarin nyoba nyari IC LM1036,LM4610,TDA1524,UPC1892 di purwokerto (lupa bawa catatan,yang keingat cuma IC itu)

ternyata cuma nemu TDA1524

setelah dirakit, digabung dg ampli TDA7294 trus di test

treble halus……

bass mantap…..

sempurna……..?

agh…..ternyata noisenya gede banget, dalam keadaan volume off, bahkan input di ground, posisi treble maksimal ternyata ngejosssssssss……noise/desisnya gede banget

baca2 di datasheet ternyata output noise voltagenya 100-300uV —>LEMPAR

nyari diinternet toko yang jual IC2 audio ngga nemu juga

akhirnya nyari kit rakitan yang namanya “ABSOLUTE SOUND STEREO 100% hi-fi Digital” tone control dg volume,bass,treble dan MIC (sayang seri ICnya dihapus)

beli dua sekalian, soalnya kit sama ongkos kirim mahalan ongkos kirimnya, kalo bagus kan bisa buat ngerakit lagi

barang sampai di tes lagi –>volume off, treble maksimal

tenang…tanpa noise

volume dibuka sedikit tanpa input….

muncul noise dan suara radio –> osilasi…..mungkin karena kabel input kepanjangan(2meter) input dari laptop di meja yang berbeda (karena tujuan awal cuma ngetes sebentar)

tapi rasanya treble sama bass nya lebih bagusan TDA1524 (sayang TDA1524 noisenya besar)

mungkin besok2 bisa diakalin buat bagusin performa

yang jelas aku masih penasaran sama IC TDA7442 yang kata datasheet S/N sampai 106dB, noise cuma 5uV

upadate 27-06-2011 : setelah cek lagi di datasheet ternyata bagusan TDA7313 daripada TDA7442 dari sisi output noisenya

semoga aja di kampung ada yang jual

list IC tone control yg lain :

TDA7313

PT2313

TDA1526

TA8184

TDA7430

AN5835

dll

4chx100W TDA7294

May 11, 2011

upload dulu aja, belum mood ngetik banyak2

updated 15-05-2011

copas dari datasheet :

VERY HIGH OPERATING VOLTAGE RANGE (±40V)
DMOS POWER STAGE
HIGH OUTPUT POWER (UP TO 100W MUSIC POWER)
MUTING/STAND-BY FUNCTIONS
NO SWITCH ON/OFF NOISE
NO BOUCHEROT CELLS
VERY LOW DISTORTION
VERY LOW NOISE
SHORT CIRCUIT PROTECTION
THERMAL SHUTDOWN

baik skema maupun PCB bebas untuk di download dan digunakan oleh siapa saja, asal jangan buat bikin teror

Keterangan :

K2 dan K6 untuk sandby/mute –> bisa dihubungkan dengan switch atau di jumper langsung

J1-8 di jumper jika difungsikan sebagai 2ch bridge amplifier, untuk 4ch J1-8 di buka

untuk 4ch sebaiknya power supply +/- 40v, untuk bridge antara +/- 25-35v (silahkan baca datasheet TDA7294 agar lebih jelas)

Schematic

PCB

update 13-08-2011

PERFORMANCE?

update : cek disini

sayang saya tidak bisa mencoba mengetes performa IC ini secara maksimal karena keterbatasan sarana pendukung.

kebetulan di kantor ada aktif speaker, yang sudah agak usang dan mungkin agak rusak (speakernya : 15 inch full range dan tweeter model horn dipasang tanpa crossover)

saya coba hubungkan TDA7294 dg konfigurasi bridge dengan tegangan +/- 25V

suaranya/hentakan bassnya mantap (saya belum mencoba jika menggunakan woofer/subwoofer)

sayang treblenya kasar, karena speakernya tanpa crossover sehingga ada frekuensi mid dan vokal yang masuk ke tweeter

dengan konfigurasi diatas sebentar saja heatsink IC terasa sangat panas

dan karena kesibukan pekerjaan saya belum bisa ngoprek ampli ini lagi, jadi saya tidak bisa memberi review lebih banyak

UPDATE 26-12-2011

PCB single layer mono bisa didownload disini

note : pcb ini belum pernah di test, tapi insya alloh ok

Belajar buat PCB menggunakan KiCad

March 11, 2011

setelah insyaf menggunakan PROTEL pirate Edition

tidak puas dengan Eagle free Edition yang ukuran boardnya dibatasi

akhirnya terbiasa juga memakai KiCad yang free

 

untuk yang baru mulai belajar membuat rangkaian, mempelajari KiCad mungkin terasa lebih susah di banding Eagle atau Protel

sebenarnya mudah saja asal tahu langkah-langkahnya

  1. membuat project baru
  2. membuat schematic di eeschema
  3. setelah skema jadi melakukan annotation
  4. membuat netlist
  5. memasukkan footprint lewat cvpcb
  6. membuka pcbnew kemudian me-load netlist
  7. routing

tunggu lanjutannya (mau ngetik laporan dulu ke juragan)

Direct Digital Synthesizer…..

February 28, 2011

Sangar kan judulnya?

kalo penasaran baca disini : http://en.wikipedia.org/wiki/Direct_digital_synthesizer

intinya sih aku mau buat pembangkit sinyal sinus peke mikrokontroller AVR

AVR meng-generate sinyal PWM kemudian sinyal PWM dilewatkan ke filter analog

caranya gimana?

tunggu aja lanjutannya

 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.